TUJUH DIMENSI KEHORMATAN GURU

  1. Secara Okupasional

Sekolah atau pemerintah termasuk masyarakat dan orang tua murid menghormati kemampuan kita dengan memilih dan mengangkat kita menjadi guru. Mereka percaya pada kompetensi dan kemungkinan sukses kita; mereka menghargai kemampuan itu dan kemungkinan sukses kita

2.Secara Psikologis

Keguruan menyediakan rasa hormat diri yang tumbuh dari kesadaran kita mampu, sehingga harga diri yang sehat tumbuh berkembang. Inilah hormat diri yang menjadi fondasi bagi rasa percaya diri.

3 Secara Sosial

kerja keguruan memberikan kehormatan karena secara universal mengajar adalah kebajikan sosial. Guru adalah manusia produktif, kontributif, dan didikatif.

4. Secara Finansial

Pekerjaan sebagai  guru memampukan kita mandiri, membuat guru  bisa menanggung  nafkah keluarganya, meskipun sederhana tanpa kemewahan.

5. Secara Moral

Kehormatan dating dari perilaku etis dan menjauhi yang nista, menaati kode etik profesi termasuk bersopan santun, bersikap madani penuh susila, dan berlaku adil dan benar.

6 Secara Personal

Jika pengertian moral diatas dipenuhi, kehormatan juga bermakna kepercayaan yang lahir dari satunya kata dan perbuatan.

7 Secara Profesional

Kehormatan berarti prestasi unggul, kinerja bermutu tinggi.

 

 

Keguruan adalah kehormatan dan karenanya kita wajib menjaga kehormatan itu dengan menampilkan cara kerja dan kinerja mengejar yang unggul. Dan guru harus bangga bila mampu menjaga kehormatan itu dan sebaliknya malu bila gagal.

banggalah menjadi GURU dan jadi teladanlah bagi siswa-siswa anda !!!!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s